Bayi baru berusia sekitar tujuh hari yang dibalut selimut warna krem dan diletakkan dalam kardus air mineral itu ditemukan dalam kondisi sehat.
Bayi yang mempunyai berat badan 1,9 kilogram dan panjang 47 sentimeter itu ditemukan pertama kalinya oleh Budiman (64), warga Ngaglik Lama, Bendungan, Gajahmungkur.
Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Kompol Baihaqi saat dikonfirmasi merdeka.com Jumat (10/6) menyatakan dari keterangan saksi Budiman yang merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu mengaku menemukan bayi saat melintas di lokasi penemuan dikejutkan oleh suara isak tangis sang bayi.
"Dia (saksi Budiman) kaget, tiba-tiba ada seperti suara isak tangis bayi dari dalam kardus air mineral itu. Karena saking (sangat) penasaran saya dekati kardus itu. Saat itu saksi usai salat subuh dari masjid," akunya.
Budiman langsung kaget ketika mengetahui jika isi di dalam kardus air mineral itu adalah seorang bayi perempuan.
"Oleh saksi Budiman temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Gajahmungkur dilanjutkan ke Mapolrestabes Semarang. Dengan dipimpin Pawas Polsek Gajahmungkur Ipda Ngatno, petugas yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi. Tiba di lokasi petugas langsung melakukan olah kejadian perkara hingga mengevakuasi bayi perempuan tersebut," pungkasnya.
Saat ini bayi perempuan itu masih berada di RS Bhayangkara di Kawasan Kabluk, Kota Semarang untuk mendapatkan perawatan medis usai ditelantarkan dengan cara dibuang di dalam kardus air mineral oleh orangtuanya itu.
Hingga kini, kasus penemuan bayi itu masih ditangani dan petugas Polrestabes Semarang masih melakukan penelusuran terkait siapa orang tua yang tega membuang bayi yang tidak berdosa itu.
Posted by : www.bola125.net www.lazadapoker.net








0 comments:
Post a Comment