Showing posts with label Bandar Bola Online. Show all posts
Showing posts with label Bandar Bola Online. Show all posts

Saturday, September 9, 2017

Seorang Ibu Dibacok Oleh Anaknya Sendiri Di Aceh


Bandar Bola Online - Seorang pemuda berinisial HE (20), asal Desa Meunasah Tengoh LT, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Aceh ditangkap polisi, Sabtu (9/9/2017). Dia tega membacok ibu kandungnya gara-gara tidak memenuhi permintaannya.

"Benar seorang perempuan atas nama Ainsyah (50), warga Desa Meunasah Tengoh LT, Kecamatan Lhoksukon dibacok. Pelaku anak kandungnya sendiri," tutur Kapolsek Lhoksukon AKP Teguh Yano Budi, Sabtu (9/9/2017) malam.

Dia menjelaskan pembacokan itu terjadi pada pukul 14.45 WIB tadi. Pada saat itu pelaku meminta uang kepada orang tuanya (korban) sebanyak Rp 200 ribu keperluan membayar hutang.

Namun korban yang sehari-hari hanya sebagai petani tidak memenuhi permintaan pelaku karena sedang tidak memiliki uang.

Mendengar jawaban tersebut pelaku merasa geram karena dia mengetahui ibunya itu ada menyimpan uang.

Tak diberikan uang tersebut, lalu pelaku mengambil sebilah parang dan selanjutnya pelaku menebas korban dari belakang hingga mengenai punggungnya sebelah kanan. Setelah kejadian tersebut pelaku langsung melarikan diri ke arah belakang rumahnya.

"Korban mengalami luka bacok sepanjang 6 cm dan kedalaman 1 cm. Korban dilarikan ke Puskesmas Bukit Hagu, Lhoksukon," tutur Teguh.

Teguh menuturkan pelaku yang sempat melarikan diri setelah kejadian berhasil ditangkap tiga jam kemudian. Posisi dia ditangkap masih dalam kawasan sawah dekat rumahnya.

"Dia melarikan diri. Tapi warga yang mengetahui kejadian itu langsung mencari pelaku bersama petugas. Tiga jam melakukan pencarian pelaku berhasil ditangkap. Sekarang dia sudah di Mapolsek Lhoksukon untuk diperiksa lebih lanjut," tutur Teguh.

Saturday, July 29, 2017

Rosita Pemilik Tabungan RP 42 juta Meninggal Akibat Depresi


Bandar Bola Online - Rosita ditemukan meninggal dengan mulut berbusa di dalam kamarnya, Jumat (28/7/2017) pagi. Ini cerita pilu sebelum gadis berusia 16 tahun itu meninggal dunia.

Pertama, Rosita pernah berniat mengakhiri hidupnya setelah tabungannya sebesar Rp 42 juta tidak diakui pihak sekolah. Beruntung nyawa putri pasangan Suliono (42) dan Wijiyati (37), warga Dusun Glendangan, Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, ini bisa diselamatkan.

Upaya bunuh diri itu dilakukan Rosita dengan cara menenggak obat sakit kepala bercampur minuman yang bersoda. Dan diduga itu yang menyebabkan Rosita mengalami sakit lambung akut.

"Rosita pernah dua kali akan bunuh diri. Diduga karena depresi dengan persoalan keluarga," tutur Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malang Sri Wahjuni Pudji Lestari, Sabtu (29/7/2017).

Yang kedua sumpah pocong. Keluarga mengajukan dilakukan sumpah pocong, setelah mediasi untuk mencari kebenaran tabungan Rp 42 juta itu gagal. Namun, sumpah pocong yang sedianya dilakukan usai lebaran, batal dilakukan,Ketiga, kisah pilu Rosita terus berkelanjutan, ketika tahun ajaran sekolah berakhir. Rosita belum menentukan kemana akan melanjutkan sekolah ke jenjang lebih atas. Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) sebagai sarana mendaftar tidak diambil orangtua Rosita.

"Kami yang mengambil bersama kaur keagamaan (modin), karena orang tua melarang Rosita mengambil SKHUN. Jadi tidak benar, kalau tidak diberikan oleh sekolah," tutur Kaur Umum Desa Ngingit Bambang Suyitno terpisah.

Kemudian, muncul kabar adanya tindak kekerasan yang dilakukan oleh orangtua Rosita. Gadis 16 tahun itu dikabarkan menjadi korban kekerasan yang dilakukan orangtuanya, disaat mereka bertengkar.

Bahkan, orangtua Rosita sempat membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatanya melakukan tindak kekerasan terhadap anaknya.

Yang terakhir, Kamis (27/7/2017) pukul 23.00 WIB, Rosita meminta makan nasi berlauk ikan gurami yang digoreng oleh ibunya. Setelah makan, alumni MTs Negeri Tumpang ini mengeluh pusing, dan meminta dipijat orang tuanya. Tak berapa lama, Rosita beranjak dan masuk ke dalam kamar untuk beristirahat.

Namun Tuhan berkehendak lain. Esok harinya, Rosita ditemukan ibunya telah meninggal dunia di dalam kamar tidurnya dengan mulut berbusa.

Polisi yang mendapatkan laporan segera mendatangi lokasi, dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh Rosita.

"Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban, hanya saja mulut ditemukan mengeluarkan busa" tutur Kasatreskrim Polres Malang AKP Azi Pratas Guspitu

Wednesday, July 26, 2017

Surya Paloh : Pilpres 2019 Kemungkinan Saja Jokowi - Jendral Gatot


Bandar Bola Online - Nama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo belakangan meramaikan bursa Pilpres 2019. Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengamini partainya berwacana untuk memasangkan Joko Widodo dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Pilpres 2019.

"Semua possibility itu kan ada saja, tapi sampai saat ini masih kita pertimbangkan ya. Masih belum ke arah sana," tutur Paloh, usai Milad MUI, di Balai Sarbini, Rabu (26/7/2017).
Namun dia mengaku belum dapat berkomentar banyak. "Saat ini belum bisa saya komentarin lebih jauh ya," tambahnya sambil masuk ke mobilnya.

Sebelumnya, anggota anggota dewan pakar NasDem Teuku Taufiqulhadi memastikan partainya akan mencari strategi untuk memenangkan Jokowi dalam Pilpres 2019. NasDem pun mulai melirik-lirik calon wakil presiden pendamping Jokowi untuk pilpres mendatang.
NasDem meyakini Wapres Jusuf Kalla tak akan bersedia maju lagi dalam pilpres mendatang sehingga mulai mewacanakan kandidat alternatif.

"Yang kami duga Pak JK tidak bersedia lagi ikut untuk periode mendatang. Kami sedang memikirkan pendamping yang kuat seperti Pak JK," tutur Taufiqulhadi.

Lalu, siapa kandidat yang dianggap layak menjadi pendamping Jokowi dalam Pilpres 2019 di mata NasDem? Yang dipandang mulai muncul dan mumpuni adalah Panglima TNI Gatot Nurmantyo, yang akan pensiun pada Maret 2018.

"Sejauh ini, di mata kami, yang cukup baik adalah Pak Gatot Nurmantyo, yang menjabat sebagai Panglima TNI sekarang," tuturnya.

Tuesday, July 25, 2017

Bandar 1 Ton Sabu Terancam Hukuman Mati


Bandar Bola Online - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) perkara 1 ton sabu yang diselundupkan WN Taiwan ke Pantai Anyer, Serang, Banten. Para sindikat 1 ton sabu ini terancam hukuman mati.

"Berdasarkan informasi dari 6 jaksa peneliti yang ditunjuk untuk mengikuti perkembangan penyidikan dan meneliti hasil penyidikan," tutur Kasie Penkum Kejati DKI Nirwan Nawawi, Rabu (26/7/2017).


Nirwan mengatakan, para tersangka disangkakan pasal berlapis. Salah satu pasal yang dikenakan adalah pasal 114 ayat 2 UU Narkotika dengan ancaman hukuman mati. 6 Jaksa peneliti itu disiapkan untuk meneliti berkas dan kelengkapan supaya kasus ini bisa segera dilimpahkan ke persidangan.

"Untuk pasal yang disangkakan pasal 114 ayat 2, juncto pasal 113 ayat 2, juncto pasal 112 ayat 2, juncto pasal 115 ayat 1 dan pasal 132 ayat 1," tuturnya.

Adapun SPDP tersebut teregister dengan nomor B/492/VII/2017Ditresnarkona atas nama Hsu Yung Li dan kawan-kawan.

"Apabila penyidik telah menyampaikan berkas perkara tersebut, selanjutnya jaksa peneliti akan meneliti berkas dan kelengkapan baik formil maupun materil," tuturnya.

Seperti diketahui, polisi telah menggagalkan penyelundupan 1 ton sabu dari China ke Anyer, Banten. Diperkirakan 1 ton narkoba jenis sabu yang diamankan di Anyer senilai Rp 1,5 triliun pada Jumat (14/7) lalu.

Adapun para pelaku yang sudah ditetapkan tersangka dalam kasus ini Chen Wei Cyua, Liao Guan Yu, Hsu Yung Li dan Lin Ming Hui (tewas ditembak).

Niko Panji Tirtayasa Menyebut Penyidik KPK Novel Baswedan Mengincar Setya Novanto


Bandar Bola Online - Keponakan Muhtar Ependy, yang juga jadi saksi di kasus suap sengketa pilkada di MK atas terpidana Akil Mochtar, Niko Panji Tirtayasa, menyebut penyidik KPK Novel Baswedan sudah lama mengincar Setya Novanto untuk dijadikan tersangka. Novel berbicara soal status tersangka Novanto sejak 2015.

"2015, Pak, kita ngobrol-ngobrol seperti di warung kopi di lantai delapan. Ini kasus seperti beli gorengan, ada pedas, ada sedang," tutur Niko di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Niko, yang sebelumnya dipanggil Mico, menjelaskan bahwa nama aslinya adalah Niko Panji Tirtayasa. Nama Mico sengaja dicantumkan KPK.

"Nama saya bukan Mico, saya Niko Panji Tirtayasa. Niko KPK yang beri," tuturnya.

Niko lalu menjelaskan kembali soal Novanto. Niko menyebut Novanto diincar KPK sejak 2015 terkait suap Pilkada Jatim.

"Pak Novel Baswedan 2015 sudah bicara Pak Setya Novanto akan tersangka. Ini terbukti, Pak, (pembicaraan) 2015 pas penyidikan saya atas Saudara Romi Herton (eks Wali Kota Palembang)," tutur Niko.

"Beliau diduga nyuap Akil Mochtar kasus Pilkada Jatim," tuturnya.

Harta Muhtar Ependy Ditahan Oleh KPK


Bandar Bola Online - Terpidana KPK dalam kasus suap sengketa pilkada Muhtar Ependy mengaku hartanya ditahan KPK meskipun putusan Mahkamah Agung (MA) menyatakan harta miliknya tak terkait kasus korupsi. Istri Muhtar menceritakan alasannya di balik penahanan harta itu.

"Saya sudah beberapa kali datang ke KPK mengurus harta saya. Saya selalu bertemu eksekutornya, Pak Yosep. Waktu pertama kali saya bertemu Pak Yosep, sudah beberapa kali ketemu, pernah Pak Yosep katakan, 'Masalah harta Pak Muhtar kita tak bisa. Kalau mana yang dikembalikan mana yang nggak, itu bagian saya. Masalah putusan waktu persidangan saya tidak tahu,'" tutur istri Muhtar yang tak mau menyebutkan nama.

Istri Muhtar menyampaikan hal tersebut di forum rapat dengan Pansus Hak Angket KPK di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/7/2017). Dia melanjutkan ceritanya.

"Harta Pak Muhtar masih mau dipegang jaksa, tidak dikembalikan, katanya mau ada perkara baru. Maklumlah, Bu, jaksa punya kepentingan, dia punya bagian 20 persen dari setiap harta sitaan," tutur istri Muhtar menirukan ucapan Yosep pada saat itu.

Istri Muhtar menjelaskan pertemuan dengan Yosep pada saat itu terjadi di lantai lima ruang rapat jaksa KPK sekitar satu tahun lalu. Mendengar ucapan Yosep, dia kaget.

"Saya kaget, oh pantesan semangat banget jaksa kalau nyita karena mereka punya bagian, entah tertulis atau apa saya nggak tahu. Enak banget jadi jaksa, selain dapat gaji, dapat bagian harta sitaan juga," imbuhnya.

Dia lalu meminta Pansus ke depan dapat mengeluarkan semacam permintaan agar harta para pejabat di KPK, termasuk jaksa KPK, diperiksa. Termasuk soal harta sitaan.

"Harus lebih banyak periksa pengeluaran mereka. Kayaknya KPK pengeluaran tak terbatas. Kira-kira masuk nggak ke kas negara," tuturnya.

Muhtar pun satu suara dengan istrinya. Dia ingin KPK juga jujur.

"Saya mohon semua harta penyidik KPK, komisioner KPK, harap diperiksa semua biar kita sama-sama jujur. Itu jauh lebih hebat," tutur Muhtar.

Masa Depan Ronaldo Akan di Akhiri Di Real Madrid


Bandar Bola Online - Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mengakhiri spekulasi soal masa depannya di Santiago Bernabeu. Pemain 32 tahun tersebut memastikan bahwa dia akan tetap berseragam Los Blancos demi mengejar lebih banyak gelar lagi.

Pada bursa transfer musim panas 2017 ini, Ronaldo termasuk pemain yang gencar dibicarakan akan hengkang. Penyebabnya adalah masalah dugaan penggelapan pajak yang dilakukannya di Spanyol.Tak pelak, muncul rumor yang mengaitkan dirinya dengan beberapa klub elite Eropa.
Manchester United dan Paris Saint-Germain diyakini menjadi dua klub yang paling tertarik dengan peraih lima gelar Ballon d'Or tersebut.

Lama tak memberikan kepastian, Ronaldo akhirnya berbicara tentang rumor tersebut. Mantan winger Man United ini mengaku masih ingin melanjutkan rentetan kesuksesan serta ikatan kontraknya bersama Real Madrid yang masih berlaku hingga 30 Juni 2021."Memenangi gelar-gelar bergengsi bersama klub saya musim lalu luar biasa. Termasuk trofi-trofi individu," tutur Ronaldo seperti dilansir Marca.

"Tidak ada masalah untuk kembali melakukannya," imbuh bintang asal Portugal ini.

Musim lalu Ronaldo sukses memenangi empat gelar. Bersama Real Madrid, dia meraih trofi La Liga, mempertahankan gelar Liga Champions, juara Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

Ketum MUI Kecam Bentrok Di Masjid Al-Aqsa


Bandar Bola Online - Ketum MUI Ma'ruf Amin mengecam Israel atas situasi Palestina terkait bentrokan di Masjid Al-Aqsa akibat adanya pembatasan ibadah. Ma'ruf menyeru negara-negara di dunia segera mengambil langkah untuk menghukum Israel.

"Kita mengharapkan sudah selayaknya Israel dihukum oleh dunia. Sudah sangat lama melakukan tindakan-tindakan biadab, juga melarang orang untuk salat dan sebagainya," tutur Ma'ruf setelah mengisi acara seminar di gedung Bank Bukopin, Jalan MT Haryono, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017).

Ma'ruf pun mempertanyakan posisi negara-negara di dunia yang menurutnya selama ini seakan tak memiliki kemampuan menghadapi Israel. Ia meminta negara-negara ini segera bersepakat mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil langkah tegas.

"Apa memang dunia ini tidak mempunyai kemampuan menghadapi satu negara saja? Karena itu, saya minta seluruh negara seluruh dunia ini mengambil kesepakatan dan mendesak PBB untuk menghukum Israel. Kalau tidak, tidak akan pernah berhenti Israel melakukan tindakan-tindakan ini," tuturnya.

Ma'ruf menambahkan Israel pantas mendapatkan hukuman berupa boikot di tingkat internasional. "Hukuman yang pantas ya diblokir. Diblokir supaya jera. Supaya dia tidak lagi melakukan. Kecuali dia menghentikan semua tindakan yang menyimpang," tutur Ma'ruf.

Sebelumnya, Ketua Prakarsa Persahabatan Indonesia Palestina Din Syamsuddin meminta pemerintah Indonesia segera mendorong negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menggelar sidang darurat. Terkait hal itu, Ma'ruf menilai permasalahan Israel dan Palestina ini harus diselesaikan di tingkat PBB.

"Kita PBB-lah, OKI terlalu kecil. Seluruh dunia bersatu melakukan sidang di PBB, karena sudah berlebihan Israel dan sudah lama sekali. Dibiarkan satu negara, kok nggak bisa (diatasi)," tuturnya.

Rektor Akan Membahas Dosen Yang Anggota HTI


Bandar Bola Online - Menristekdikti M Nasir akan kumpulkan para rektor guna membahas dosen yang menjadi anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pertemuan itu sekaligus untuk agenda evaluasi rutin.

"Itu rutin, pertama, masalah evaluasi kinerja," tutur Nasir di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017).

Pertemuan akan dilakukan pada Rabu, 26 Juli 2017 pukul 09.00 WIB di Kantor Kemenristekdikti. Tetapi Nasir tidak akan mengungkap nama-nama dosen yang ikut HTI.

"Itu kan urusannya rektor, kementerian nggak. Itu urusannya rektor. Tanya sama rektornya saja," tutur Nasir.

Nasir juga tak serta merta meminta dosen atau pun pegawai kampus itu mundur dari posisinya. Akan ada surat peringatan terlebih dahulu.

Lain cerita kalau dosen yang bersangkutan memilih untuk mengundurkan diri. Menurutnya itu adalah hak si dosen.

"(Kalau) swasta nanti diatur melalui statuta masing-masing dan ini Kopertis yang mengkoordinasi ya," tutur Nasir.

Monday, July 24, 2017

Narkoba Jenis Flakka Akan Masuk Ke Indonesia


Bandar Bola Online - Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya mengantisipasi kemungkinan masuknya narkoba jenis flakka ke Jakarta. Polisi akan terus mengawasi sindikat jaringan narkoba untuk mencegah beredarnya flakka di Jakarta ini.

"Tentunya kita akan antisipasi hal ini dengan terus menggiatkan razia-razia di lapangan, termasuk kita awasi sindikat jaringan narkoba," tutur Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (24/7/2017).

Sejauh ini pihak Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya belum pernah mengungkap kasus flakka. "Sampai sekarang kami belum pernah menangkap narkoba jenis flakka," tutur Nico.

Tetapi, Nico tidak menampik kemungkinan akan masuknya barang haram tersebut ke Indonesia. "Potensi masuk ada, tapi sampai sekarang kami belum menangkap," tuturnya.

Harapannya agar jangan sampai, narkoba yang membuat pengguna seperti zombie itu benar-benar masuk ke Indonesia. Apalagi, Indonesia menjadi salah satu pasar yang sering menjadi sasaran jaringan narkoba internasional untuk saat ini.

"Kami belum mendapatkan di lapangan (flakka) masuk ke Indonesia, namun apakah flakka bisa masuk ke Indonesia?, tapi mudah-mudahan flaka tidak masuk ke Indonesia," tuturnya.

Ia pun mengimbau kepada semua masyarakat untuk tetap mewaspadai akan bahaya narkotika, tidak hanya flakka. Para orang tua diminta untuk betul-betul mengawasi putra-putrinya agar tidak terjerumus narkoba.

Sebelumnya, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengungkap bahwa flakka sudah masuk ke Indonesia. Buwas mengatakan hal itu berdasarkan uji laboratorium terhadap sampel yang diperoleh, yang ternyata hasilnya positif flakka.

144 Kartu Indonesia Sehat Terbuang Di Blitar


Bandar Bola Online - BPJS Kesehatan menyesalkan sikap JNE yang terlambat dalam menyikapi temuan 144 kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) milik warga Surabaya yang 'dibuang' di sungai di wilayah Blitar.

"Kami sangat menyesalkan dengan sikap JNE. Kami sudah memberikan waktu, tapi JNE tidak bisa memberikan jawaban di tengah kondisi ini. Kok sepertinya (JNE) biasa-biasa saja," tutur Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Kesehatan Surabaya Mokhamad Cucu Zakaria, Senin (24/7/2017) malam.

Pagi tadi, BPJS memanggil pihak ketiga yang bertanggungjawab dalam pendistribusian kartu JKN-KIS ke end user (warga yang berhak mendapatkan kartu).

Dalam pertemuan pagi itu, perwakilan dari JNE Cabang Surabaya belum bisa memberikan jawaban, karena masih mengumpulkan data.

BPJS Kesehatan Surabaya memberikan toleransi hingga sore. Namun, sampai pertemuan kedua mulai sekitar pukul 18.00 wib, dan berlangsung sekitar 30 menit, pihak JNE tetap tidak bisa menjelaskan dan meminta waktu lagi.

"Alasannya belum bisa memberikan jawaban, karena belum mendapatkan jawaban dari kurirnya," tuturnya.

Mendapatkan jawaban tersebut, Cucu meminta dua orang perwakilan yang bertugas sebagai koordinator lapangan JNE Cabang Surabaya untuk menghubungi kurirnya saat itu juga melalui telepon.

Karena belum ada jawaban, Cucu meminta besok Selasa (25/7/2017), pimpinan JNE untuk datang kembali ke kantor BPJS Kesehatan Surabaya dan sudah ada jawabannya.

"Besok saya minta yang datang dan memberikan jawabannya langsung pimpinannya, agar ada jawaban yang pasti," tuturnya.

Rumah Yang Di Menteng Dijadikan Jaminan Oleh Samadikum


Bandar Bola Online - Terpidana kasus BLBI Samadikun Hartono dikenai denda Rp 169 miliar selain kurungan 4 tahun penjara. Kini Samadikun baru membayar setengah dari uang denda tersebut.

"Baru 50 persen. Itu Rp 160 miliar (totalnya), sudah Rp 81 miliar yang dibayar cash," tutur Kajari Jakarta Pusat Didik Istianta di Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (24/7/2017).
Didik menyebut Samadikun harus melunasi pembayaran denda tersebut hingga akhir 2017. Sebab, ia keberatan jika pembayaran denda dilakukan secara dicicil.

"Dia minta mencicil, tapi saya tidak mau, saya maunya tahun ini selesai. Ya, harus diupayakan selesai," tutur Didik.

Selain itu, kejaksaan telah menelusuri beberapa aset milik Samadikun. Di antaranya rumah di Menteng dan tanah di Jonggol. Bahkan rumah di Menteng telah diserahkan sebagai jaminan jika tidak bisa membayar denda.

"Kalau rumah di Menteng malah diserahin ke kita sebagai jaminan. Dia ini kan maunya mencicil, dia serahin sertifikat, bukti serius," tuturnya

Samadikun adalah mantan Presiden Komisaris Bank Modern, yang menjadi satu dari 22 penerima Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Dana talangan dikeluarkan pemerintah sebagai pinjaman kepada Bank Modern untuk menghindari masalah likuiditas saat krisis moneter 1998.

Samadikun divonis 4 tahun penjara dalam kasus penyalahgunaan dana talangan dari Bank Indonesia senilai Rp 2,5 triliun. Akibatnya, negara dirugikan Rp 169 miliar. Ketika baru akan dieksekusi pada 2003, Samadikun kabur ke luar negeri.

Diduga Bunuh Diri Dengan Cara Meloncat Di Apartemen Gateway


Bandar Bola Online - Perempuan yang bernama Elviana Parubak (34) dan Eva Septiany Parubak (28) tewas seketika setelah diduga bunuh diri dengan cara meloncat dari lantai 5A Apartemen Gateway Bandung. Keduanya merupakan adik kakak.

Peristiwa itu berlangsung pada Senin (24/7/2017) sekitar pukul 17.00 WIB. Elviana lebih dulu meloncat kemudian beberapa saat berselang disusul Eva dari ketinggian Apartemen Gateway yang diperkirakan 20 meter.

"Keduanya tewas seketika di lokasi. Kebetulan mereka kakak beradik," tutur Kapolsek Cibeunying Kidul, Anton Purwontoro di Apartemen Gateway, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung.

Dia menjelaskan bahwa keduanya tinggal bersama salah seorang keponakannya di Apartemen Gateway sejak tahun 2015. Saat kejadian, sambung dia, hanya ada para korban dengan pintu kamar dikunci dari dalam.

"Kebetulan keponakannya sedang bersekolah. Dia hanya berdua di kamar saat kejadian. Kamarnya terkunci saat petugas memeriksa kamarnya," tutur dia.

Dia mengatakan berdasarkan keterangan kakak kedua korban, Rionald Parubak (39), keduanya sudah tidak bekerja. Sehari-hari hanya tinggal dan mengurus keponakannya yang masih bersekolah.

"Mereka sudah tidak bekerja. Orang Makassar, kebetulan tinggal di sini sama keponakannya," tutur Anton.

Friday, July 21, 2017

Pemerintah Bubarkan HTI Tanpa Peringatan


Bandar Bola Online - Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menyebut tidak menerima peringatan terlebih dahulu sebelum dibubarkan. Direktur Perdata Ditjen Administrasi Hukum Umum Kemenkumham Daulat P Silitonga mengatakan peringatan tidak diberikan karena pemerintah menganggap telah mengantongi cukup bukti bahwa HTI menyebarkan ideologi anti-Pancasila.

"Karena telah bertentangan dengan Pancasila. Ketika data-data sudah dikumpulkan, itu langsung bisa dicabut tanpa perlu peringatan. Yang dimaksud ajaran itu yang bertujuan untuk mengganti Pancasila. Kalau sudah masuk wilayah itu, nyangkut ideologi itu bisa langsung dicabut," tutur Daulat di Galeri Nasional, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (21/7/2017).

Daulat menjelaskan dalam AD/ART-nya HTI mencantumkan Pancasila sebagai ideologi. Namun dalam fakta di lapangan, kegiatan dan aktivitas HTI banyak yang bertentangan dengan Pancasila.
"Mereka mengingkari AD/ART sendiri, serta dengan adanya masukan dari instansi terkait lainnya, maka hal-hal tersebut juga menjadi pertimbangan pencabutan SK Badan Hukum HTI," tutur Daulat.

Dia menyebut ada celah hukum dalam UU Nomor 17 tahun 2013 soal ormas. Peringatan diberikan tidak dihitung dengan kumulatif yang dianggap bisa disalahgunakan oleh HTI.

"Sebenarnya peringatan itu tidak dengan tertulis. Karena kalau tertulis diakali lagi. Di dalam UU nomor 17 hitungannya nggak kumulatif, nanti setelah dapat peringatan patuh. Tapi lewat 30 hari dia melakukan lagi, jadi balik lagi ke peringatan pertama," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara HTI Ismail Yusanto mengatakan pihaknya tidak pernah diperingatkan dan diberi tahu mengenai kegiatan mereka yang melanggar Pancasila. Ismail menyebut akan menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum HTI.

"Kita tidak tau karena memang tidak pernah diberi tahu peringatan itu, nah itulah yang hendak kita persoalkan. Tapi nanti selengkapnya kami serahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum kami, kuasa hukum HTI," tutur Ismail, Kamis (20/7). 

Benda Yang Ditemukan Disawah Diduga Bom Sisa Konflik


Bandar Bola Online - Benda yang diduga bom sisa masa konflik ditemukan oleh petani di Desa Krueng Seunong, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Aceh. Saat ditemukan, benda berbentuk besi yang sudah dicor dengan semen itu tergeletak di sawah.

Ukuran benda tersebut mencapai 30 cm dengan diameter 6 inci.Benda tersebut ditemukan pada Jumat (21/7) sore.

Bom ditemukan oleh petani asal desa setempat, Zakaria (37), yang sedang menggarap sawah. Dia melihat benda yang aneh saat sedang bekerja.

Kapolsek Kuta Makmur, Polres Lhokseumawe, AKP Fitriadi mengatakan, saat itu Zakaria sedang berada di sawah. Kemudian karena merasa haus, Zakaria memanjat pohon kelapa. Saat menoleh ke bawah, tiba-tiba terlihat benda yang diduga bom tersebut.

"Zakaria waktu itu langsung melaporkan ke perangkat desa lalu pihaknya memberitahukan ke Polsek dan personel langsung mendatangi lokasi penemuan tersebut," tutur Fitriadi dalam keterangannya, Jumat (21/7/2017) malam.

Setelah dilakukan pengamanan, Tim Penjinak Bom (Jibom) Dentasemen B Jeulikat, Lhokseumawe langsung melakukan evakuasi. Bom itu kemudian diamankan ke Mako Brimob setempat.

"Kami mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan barang mencurigakan tetap melaporkan kepada aparat terkait untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tutur Fitriadi. 

Kemungkinan KPK Akan Menerapkan Pidana Korporasi Dalam Kasus e-KPT


Bandar Bola Online - KPK membuka kemungkinan diterapkannya pidana korporasi dalam kasus korupsi e-KTP. Ini jika korporasi dinilai dominan berperan dan memperoleh keuntungan besar.

"Ya kan setiap kasus itu bisa orangnya dulu, bisa korporasinya dulu. Khusus e-KTP itu kan orangnya dulu. Kalau nanti seandainya dalam proses, kan saat ini lidiknya masih berjalan," tutur Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (21/7/2017).
"Dilihat bahwa korporasinya berperan sangat penting dan mendapatkan keuntungan yang banyak dari kasus e-KTP itu, tidak tertutup kemungkinan KPK menyasar korporasinya," tambahnya.

KPK sendiri sudah mempunyai tim khusus untuk menelisik pidana korporasi. Tim ini berbeda dari tim penyidik sebelumnya.

"Kami di KPK punya tim khusus untuk penyelidikan dan penyidikan kasus-kasus yang berhubungan dengan tanggung jawab pidana korporasi," tutur Syarif.

Namun, Syarif menegaskan hingga kini KPK masih fokus pada pihak-pihak individu.

"Ya, karena ini kan belum ditangani loh yang e-KTP korporasinya. Jadi sekarang masih fokus kepada orang-orangnya terlebih dahulu," tuturnya.

Dalam kasus ini terjadi pengaturan lelang untuk memenangkan Konsorsium PNRI dalam pengerjaan proyek e-KTP. Dalam sidang vonis kemarin (20/7), pengaturan dilakukan oleh Tim Fatmawati dengan Irman dan Sugiharto, serta Andi Narogong.

Konsorsium PNRI sendiri terdiri dari Perum PNRI, PT LEN Industri, PT Quadra Solution, PT Sucofindo, dan PT Sandipala Artha Putra. Konsorsium Astragraphia terdiri dari PT Astra Graphia IT, PT Sumber Cakung, PT Trisakti Mustika Graphika, dan PT Kwarsa Hexagonal. Sedangkan konsorsium Murakabi Sejahtera terdiri dari PT Murakabi, PT Sisindocom, PT Aria Multi Graphia, dan PT Stacopa. 

Thursday, July 20, 2017

Mike Shinoda Terguncang Mendengar Berita Duka Meninggalnya Vocalis Linkin Park


Bandar Bola Online - Penyanyi rap Mike Shinoda mengaku terguncang setelah mendapat kabar bahwa rekannya dalam grup alternative rock Linkin Park, vokalis Chester Bennington, meninggal dunia dalam usia 41 tahun.
"Shocked and heartbroken, but it's true," tulis Shinoda di akun Twitter miliknya, Jumat (21/7/2017) waktu Indonesia.

Telah diberitakan sebelumnya, dikutip Billboard.com dari TMZ, Bennington ditemukan dalam kondisi tak bernyawa karena gantung diri di kediamannya di Palos Verdes, Los Angeles, pada Kamis (20/7/2017) waktu setempat.
Tak lama setelah berita mengejutkan ini heboh, pihak berwajib di Los Angeles pun mengonfirmasi Associated Press bahwa benar Bennington telah tutup usia.

Sebagai informasi, di sisa hidupnya Bennington diketahui memiliki masalah dengan obat-obatan terlarang dan kecanduan alkohol. Dia menikah dan dikaruniai enam orang anak.

Shinoda mengatakan, manajemen Linkin Park segera mengeluarkan pernyataan resmi berkait kabar duka ini.

"An official statement will come out as soon as we have one," tuturnya.



PAN Walk Out Dalam Pengesahan RUU Pemilu Menjadi UU


Bandar Bola Online - PAN menjadi satu-satunya parpol pendukung pemerintah yang walk out dalam pengesahan RUU Pemilu menjadi UU. Apa tanggapan Mendagri Tjahjo Kumolo mengenai masalah ini?

"Tanya PAN sendiri jangan tanya saya. Saya nggak mau komentar apapun juga karena tugas kami bersama DPR menyelesaikan UU ini menjadi acuan seluruh parpol baik yang ikut sampai selesai atau walk out, tapi itu bagian paripurna DPR sudah disahkan," tutur Tjahjo di gedung DPR, Senayan, Jakpus, Jumat (21/7/2017).

Tjahjo berpandangan keputusan paripurna untuk mengesahkan UU Pemilu sudah mewakili setiap fraksi di DPR. Meskipun, kata dia, ada fraksi yang walk out. Seperti diketahui, 4 fraksi yang ogah melanjutkan pembahasan RUU Pemilu adalah PKS, Demokrat, PAN, dan Gerindra.

"Saya melihat yang diputuskan DPR mewakili seluruh fraksi di DPR. Walaupun ada yang walk out, tapi secara konstitusional memutuskan bahwa sudah dibahas bersama pemerintah," imbuhnya.

Tentunya, langkah walk out ini diikuti oleh pimpinan DPR dari fraksi yang bersangkutan. Pimpinan DPR yang walk out adalah Agus Hermanto (Demokrat), Taufik Kurniawan (PAN), dan Fadli Zon (Gerindra).

Rapat langsung diambil alih Setya Novanto (Golkar) dan Fahri Hamzah (pimpinan DPR yang berasal dari F-PKS, meski tak diakui oleh F-PKS). Tjahjo menilai rapat tetap sah meski dipimpin oleh 2 orang saja.

"Justru sah, sesuai yang ada," tuturnya. 

Wednesday, July 19, 2017

Novanto Diminta Mundur Dari Ketua DPR Dan Parpol


Bandar Bola Online - DPP Golkar menyayangkan adanya pihak yang ingin Setya Novanto mundur dari Ketua DPR setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP oleh KPK. Mestinya pihak yang mendorong tersebut memberikan empati.

"Kalau ada saudara yang kena musibah, kita memberikan empati, memberikan satu rasa persahabatan. Bukan misalkan justru saudaranya yang ada musibah justru dengan peristiwa itu dijadikan sebagai alat dan peluang untuk mencari manfaat dan barokah politik," tutur Sekjen Golkar Idrus Marham di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (19/7/2017).

Idrus yakin citra Golkar tak turun meski Novanto jadi tersangka. Ia berkaca dari kasus yang pernah menjerat Akbar Tandjung saat menjabat Ketum Golkar dan Ketua DPR.

"Kalau gerakan ini justru pasti akan berdampak simpati bahwa Golkar ini sistemnya jalan luar biasa, ada yang kena masalah, ada yang kena, bahkan semakin meningkat," tutur dia.
Golkar saat ini masih mempertahankan Novanto sebagai ketum. Idrus mengatakan partainya tetap menganut asas praduga tak bersalah.

"Pakta integritas ada kan, ada aturan tetap di situ, itu berdasarkan aturan, berdasarkan mekanisme yang ada. Apalagi ada asas hukum kita asas praduga tak bersalah," tutur Idrus.

"Bagaimana sebuah negara begitu didesak mundur dan pada saat yang sama misalkan ada keputusan yang berbeda dengan itu. Itu akan mengacaukan kembali konsolidasi yang ada. Biasanya kalau orang sudah duduk tidak mau lagi berhenti," imbuhnya.

PPP : HTI Dibubarkan Sudah Sesuai Dengan UU Yang Berlaku


Bandar Bola Online - Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi) mengatakan pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sudah sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Ia menilai kegiatan yang dilakukan oleh HTI selama ini tidak sejalan dengan NKRI dan Pancasila.

"Masih viral di media sosial dan tersebar di mana-mana keinginan untuk menjadikan khilafah itu terbentang dari Thailand sampai Australia," tutur Romi saat ditemui setelah membuka acara Mukernas PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (19/7/2017) malam.

"Kami memahami bahwa keprihatinan tidak bisa terhindarkan, karena memang apa yang dilakukan pemerintah sudah berdasarkan UU yang berlaku tentang ormas," tambahnya.

Romi mengatakan pembubaran HTI dapat menjadi contoh bagi ormas lain yang ada di Indonesia. Tujuannya agar pendirian ormas dapat sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan NKRI.

"Ke depan, kalau ingin mendirikan ormas, berserikat, berkumpul, harus sejalan dengan Pancasila dan NKRI. Pemerintah membubarkan HTI, tentu akan menjadi pelajaran dan hikmah bagi aktivis di pergerakan lain," tuturnya.

Pemerintah melalui Kemenkum HAM menjelaskan alasan pencabutan status badan hukum HTI demi menjaga keutuhan NKRI. Dirjen Administrasi Hukum Umum Kemenkum HAM Freddy Harris menegaskan pencabutan tersebut berdasarkan data. Selain itu, telah dilakukan pula koordinasi dengan seluruh pihak yang berada di bawah Kemenkum HAM.

"Untuk merawat eksistensi UUD 1945 dan keutuhan NKRI, maka dengan mengacu pada ketentuan Perppu Nomor 2/2017, terhadap ketentuan badan hukum HTI dicabut. Mengenai ormas perkumpulan HTI sesuai penemuan tanggal 8 Mei 2017, pemerintah perlu mengambil langkah hukum terhadap HTI," tutur Freddy di kantor Kemenkum HAM, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/7).

Alasan Polisi Menahan Jonru

Agen IDN Sport - Pada hari Sabtu 30/9/2017 penulis Jonru Ginting di tahan di Mapolda Metro Jaya setelah di periksa sebagai tersangka . ...