Jenazah dibawa meninggalkan RS Abdi Waluyo, Jumat (8/4/2016) sekitar pukul 18.17 WIB. Rencananya jenazah akan dikebumikan Sabtu (9/4/2016) besok.
"Kita bawa ke Tanjungpinang. Kesepakatan keluarga insya Allah besok setelah zuhur (dimakamkan). Pemakaman di mana nanti kami berkoordinasi dengan pihak keluarga," kata Wagub Kepri Nurdin Basirun kepada wartawan di RS Abdi Waluyo.
Staf Humas Pemprov Kepri, Petrick Nababan, mengatakan Sani meninggal dunia pukul 15.15 WIB sore tadi. Almarhum berada di Jakarta sejak Selasa (5/4). Selain cek kesehatan, rencananya juga akan mengikuti pengarahan Presiden Jokowi kepada para pemimpin daerah. Namun karena alasan kesehatan, Sani batal menghadiri acara yang diadakan di Istana Negara itu.
Petrick menyatakan, penerimaan jenazah akan menggunakan tradisi militer. "Karena almarhum adalah alumnus APDN," kata Patrick.
Malam ini jenazah disemayamkan di rumah duka sedangkan Sabtu besok akan disemayamkan ke Gedung Daerah di Tanjungpinang.
"Rencana pemakaman setelah waktu salat zuhur secara militer di Taman Makam Pahlawan," kata Petrick.
(idh/nrl)
Posted by : www.Bola125.com








0 comments:
Post a Comment