Adrien Silva tidak menjadi pilihan utama pelatih Fernando Santos di fase grup putaran final Euro 2016. Dari tiga laga yang dimainkan, dia hanya duduk di kursi cadangan.
Santos baru memberikan kepercayaan kepada Adrien Silva sejak babak 16-besar. Dia selalu dimainkan sebagai starter, termasuk ketika melawan tuan rumah Prancis dalam partai final di Stadion de France, Minggu (10/7).
Banyak kalangan yang mengkritik performa Portugal di Euro 2016. Selain dinilai tampil buruk dan minim kreativitas, Seleccao harus bersusah payah lolos ke fase gugur setelah hanya meraih hasil seri dalam tiga laga grup.
Trofi Portugal akhirnya menjadi milik Portugal dan menjadi yang pertama dalam sejarah. Secara dramatis, Seleccao yang tidak bisa diperkuat sang kapten sekaligus bintangnya, Cristiano Ronaldo sejak menit ke-25 akibat cedera, berhasil mengalahkan Prancis.
Imbang selama waktu normal dan dua babak tambahan, Portugal sukes merobek gawang Prancis yang dikawal oleh Hugo Lloris. Gol semata wayang diciptakan Eder pada menit ke-109 dan berujung kemenangan bagi Portugal.
“Itu tidak hanya malam ini. Sepanjang turnamen (Euro 2016), tim ini (Portugal) tahu bagaimana menerima semua kritik yang datang,” ujar Adrien Silva, seperti dikutip dari laman resmi UEFA.
“Kami terus melangkah, tetap memperagakan permainan kami dengan kerendahan hati serta kerja keras hingga akhir dan akhirnya berhasil meraih trofi ini. Itu adalah hal yang fantastis,” tandas gelandang Sporting CP tersebut.
Posted By - www.bola125.net www.lazadapoker.net








0 comments:
Post a Comment