Monday, May 23, 2016

Sepanjang 2016, 308 pelajar di DKI terindikasi gunakan narkoba

Bola125 : Peredaran narkoba kian memprihatinkan. Banyak pelajar yang terjerumus menjadi korban.

Khusus di Jakarta, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Provinsi DKI menemukan 308 pelajar positif narkoba. Temuan itu setelah melakukan tes terhadap 751 pelajar dari 23 sekolah dan satu universitas dari periode Januari hingga Mei 2016.

"Setiap sekolah selalu ada persyaratan, sebelum masuk itu ada tes urine. Tapi pertanyaannya adalah, setelah dia masuk, itu mudah untuk dipengaruhi. ini menunjukkan dari 751 siswa yang dites, 308 kena mereka korban," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, usai menerima kunjungan BNNP DKI di Balaikota DKI Jakarta, Senin (23/5).

Djarot menilai, salah satu penyebab adanya tindakan tercela tersebut karena lemahnya pengawasan dari banyak pihak. Pemprov DKI, kata dia, terus berupaya memerangi narkoba agar tak ada lagi pelajar yang menjadi korban. Djarot pun berencana menggandeng BNNP DKI melakukan razia di kampung-kampung yang diduga menjadi sarangnya narkoba di ibu kota.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNNP DKI, Iwan Ibrahim menambahkan, saat ini ada 44 kampung di DKI yang diduga menjadi sarang narkoba. "Dari data yang ada ada 44 yang rawan. Dari jumlah itu, ada 39 yang butuh penanganan intensif," tutupnya.

Posted by : www.bola125.com

Begini Kondisi Ruang Kelas yang Dibakar Siswi Kelas 5 SD di Sukoharjo

Bola125 : V, bocah kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah atau sekelas SD membakar ruang kelasnya. Apa yang dia lakukan itu dipicu karena kesal atas ejekan teman-temannya. V mendapatkan bullying.

V kemudian melampiaskan rasa kesalnya dengan membakar tirai kelas yang kemudian menyambar lemari dan dinding kelas. Dari foto yang diperoleh, Selasa (24/5/2016), kebakaran itu membuat beberapa bagian di pojok kelas terbakar. Dinding kelas terlihat menghitam. Kelas itu kini tengah dalam perbaikan.

V melakukan tindakannya pekan lalu. V kemudian diperiksa petugas kepolisian. Kasus ini memang sempat diproses kepolisian, tapi V tidak ditahan.

Pihak kepolisian, Polres Sukoharjo mendorong kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan dengan mediasi. 

Posted by : www.bola125.com

Berlagak jadi pembeli, WN Nigeria curi sepatu di Mal Pacific Place

Bola125 :  Ada-ada saja ulah Warga Negara Asing (WNA) yang sedang bermukim di dalam negeri. Hasrat ingin tampil trendy, seorang WNA asal Nigeria, Christian Junior nekat mencuri sepatu di Mal Pacific Place, Jakarta Selatan, Senin (23/5) kemarin.

Christian melancarkan aksinya saat berpura-pura menjadi pembeli di Butik Tods di Mal mewah tersebut yang terletak di lantai GF.

"Kami mengamankan yang bersangkutan karena terbukti mencuri satu pasang sepatu merk tods warna hitam dan satu pasang sepatu merk tods warna coklat," ujar Wadireskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, Selasa (24/5).

Herry menjelaskan, pelaku berlagak layaknya pembeli dan meminta ukuran yang cocok di butik tersebut. Saat karyawan yakni Irma mengambil sepatu yang sesuai ukuran permintaan, pelaku pun kabur membawa sepatu tersebut.

"Saat tidak ada yang melihat, pelaku kemudian membawa keluar sepatu yang ia pegang dari butik tod's sepatu tersebut dengan cara menyembunyikan di dalam jas berwarna biru navy dan menghimpitnya di antara tangan kanan dan badan," ucapnya.

Nahas, aksinya berhasil digagalkan dua saksi yang sudah melihat gelagat anehnya sejak berada di dalam butik, yakni Mitha dan Fincenca.

"Akhirnya pelaku pun diamankan dan langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pengamanan lebih lanjut. Yang bersangkutan dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian," tutupnya.

Posted by : www.bola125.com

Wanita ini Melahirkan Bayi Perempuan di Kereta Menuju ke Malang

Bola125 : Seorang wanita melahirkan bayi perempuan di dalam kereta. Proses persalinan pun dilakukan di dalam KA Matarmaja yang menuju ke Malang.

Hal itu disampaikan oleh pembaca detikcom bernama Indra Kurnia Ramadhan yang juga berada di dalam kereta yang sama. Saat itu dia tengah berada di gerbong restorasi.

"Saya tadi kebetulan lagi makan di ruang restorasi. Terus datang ibu yang mau melahirkan. Ia dibawa ke ruang restorasi," ujar Indra ketika dihubungi detikcom, Senin (23/5/2016).

Setelah itu Indra tidak terlalu mengetahui secara detail proses persalinan yang berlangsung. Seingat Indra, proses persalinan itu berjalan cepat dan lancar.

"Kejadiannya tadi sekitar pukul 19.00 WIB. Sekitar 25 menit kemudian bayinya sudah lahir. Saya tidak ngikutin proses persalinannya, karena tadi langsung dijaga oleh bagian keamanan," kata Indra.

"Saya cuma ngeliat waktunya bayinya dibersihin. Keliatannya cuma sedikit darahnya, jadi kemungkinan proses melahirkannya normal ya," imbuhnya.

Proses persalinan itu dibantu oleh beberapa penumpang dan beberapa kru kereta api. Wanita tersebut juga didampingi oleh suaminya.

Indra mengatakan petugas kereta sangat sigap menghadapi kejadian langka tersebut. Para petugas yang membantu persalinan tersebut langsung merujuk wanita yang baru melahirkan itu ke rumah sakit terdekat.

"Demi keselamatan ibu dan bayi tersebut, wanita dan bayinya diturunkan di stasiun terdekat, yaitu Stasiun Tegal. Yang pasti dari kru kereta api langsung menelepon pihak RS. Jadi ketika sampai di Stasiun Tegal langsung dibawa petugas medis ke RS," tutur Indra.

Indra juga sempat mendengar bahwa kru Kereta Matarmaja ikut menanggung penuh biaya perawatan dari RS.

"Biaya kelahiran semuanya ditanggung oleh dari Matarmaja, itu tadi disampaikan oleh kepala sekuriti kereta. 'Bapak jangan khawatir, semua biaya RS ditanggung dari kami'" kata Indra. 

Posted by : www.bola125.com

Demi kurangi macet, Ahok berniat bangun rusun buat anggota TNI-Polri

Bola125 : Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana membangun rumah susun bagi anggota TNI-Polri. Lokasi yang dipilih adalah lahan milik TNI atau Polri dengan alasan lebih aman dan tak perlu ada campur tangan dengan mafia tanah.

"Karena target kami 50 ribu per tahun kan susah cari daerah. Nah salah satu yang paling aman adalah bangun di atas lahan TNI-Polri. Toh anggota TNI-Polri selama ini menyewa rumah juga di luar," kata Ahok di Balai kota, Jakarta, Senin (23/5).

Ahok menyadari banyak anggota TNI Polri banyak tinggal di daerah pinggiran. Alhasil, mereka yang menggunakan kendaraan pribadi ikut menyumbang kemacetan. Dengan dibangun di atas lahan milik TNI-Polri, Ahok yakin kemacetan dapat diminimalisir.

"Hampir semua TNI-Polri punya kendaraan. Dia tinggal di pinggiran, tiap hari datang, ini juga menyumbang kemacetan. Nah kalau bisa bangun di dalam, berarti menekan biaya sewa di luar, dan menekan kemacetan," klaim Ahok.

Meski begitu, lanjut Ahok, dana pembangunan rusun untuk TNI Polri ini belum ditentukan apakah akan masuk dalam APBN, APBD tahun 2017 atau menggunakan dana CSR dari swasta.

"Kami akan mulai coba di APBD dikeluarkan, RKPD itu. Jadi nanti ada biaya dari APBN, APBD, juga dari pengembang kewajiban itu atau CSR. Dengan cara seperti itu kita bangun apa jadi jelas," terang mantan politisi Gerindra ini.

Posted by : www.bola125.com

Pemindai Seluruh Tubuh Mulai Diujicobakan di Bandara Canberra

Bola125 : Bandara di ibukota Australia Canberra hari Senin (23/5/2016) mulai melakukan uji coba penggunaan alat pemindai seluruh tubuh sebelum kemudian digunakan untuk seluruh penumpang internasional bulan September mendatang.
Alat pemindai ini adalah sebuah teknologi baru yang bisa mendeteksi bahan-bahan berbahaya yang disembunyikan di balik pakaian seseorang penumpang.
Alat ini digunakan sehingga pemeriksaan badan oleh petugas tidak akan diperlukan lagi.
Teknologi ini baru pertama kali akan digunakan di Australia, namun alat yang sama sudah digunakan di banyak bandara di Eropa.Menurut Steve Byron dari Bandara Canberra, penumpang akan diberi pilihan apakah mau melewati pemindai ini atau tidak.
"Pemindai seluruh tubuh ini akan ditempatkan di bandara domestik di Bandara Canberra dan ini masih uji coba karena teknologi baru." katanya.
Mulai bulan September 2016, Singapore Airlines akan menjadikan Canberra salah satu pemberhentian antara penerbangan Singapura dan Wellington di Selandia Baru.
Bandara Sydney dan Melbourne pernah melakukan uji coba pemindai seluruh tubuh seperti ini lima tahun lalu, namun beberapa kalangan memprotes mengenai hak pribadi.
Namun Byron mengatakan hal tersebut tidak akan terjadi di Canberra, dengan mengatakan masalah yang ada di bandara udara lainnya 'dengan cepat mereda' setelah pemindai ini dioperasikan.
Penumpang yang menggunakan alat pemindai ini harus masuk ke dalam alat pemindai tersebut, dan berputar 360 derajat dengan tangan diangkat dan menunggu beberapa saat sebelum dinyatakan lolos oleh petugas.

Posted by : www.bola125.com

Friday, May 20, 2016

Polri Selidiki Video Diduga Anak-anak Indonesia Dilatih ISIS dan Bakar Paspor

Bola125 : Video sejumlah anak berlatih menembak dan perang beredar di media sosial. Anak-anak itu diduga ada yang berasal dari Indonesia. Tak hanya berlatih menembak, anak-anak dalam video dengan bendera ISIS di sebelah kanan atas, juga membakar paspor berwarna hijau yang diduga ada paspor Indonesia."Ya kita dalami, pelajari video itu dibuat kapan di mana. Yang jelas itu kepentingan propaganda, kita harap masyarakat tidak mudah terprovokasi. Saya yakin itu bukan di Indonesia," tegas Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Agus Rianto, Jumat (20/5/2016).

Agus menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan apakah paspor yang dipegang anak-anak itu paspor Indonesia atau bukan.

"Belum bisa dipastikan tapi paspor manapun itu hak mereka. Nantikan itu berpengaruh pada kewarganegaran yang bersangkutan," tambah dia.Sementara terkait sosok Abu Fais yang diduga terkait ISIS, pihak kepolisian melakukan penyelidikan.

"Banyak data miliki, maka saya katakan siapapun bisa disebut dengan terkait kelompok manapun. Kepentingan apa, yang jelas itu upaya propaganda provokatif. Setahu kita untuk Indonesia belum ada kegiatan itu, kita sedang dalami. Karena apa, kita tahu beberapa waktu lalu ada WNI keluar negeri ya sekitar Suriah bawa anak istri. Nah ini apakah mereka yang melakukan atau buat video, itu sedang kita telusuri," tutup dia. 

Posted by : www.bola125.com

Alasan Polisi Menahan Jonru

Agen IDN Sport - Pada hari Sabtu 30/9/2017 penulis Jonru Ginting di tahan di Mapolda Metro Jaya setelah di periksa sebagai tersangka . ...